EDUKASI
biaya pendidikan
Daerah ZIS Wakaf

Zakat Profesi Guru dan ASN untuk Biaya Pendidikan Warga Miskin

Edukasi[dot]co-Wabah covid-19 semakin mencengkram kemiskinan warga Indonesia. Tak terlepas dari itu, masyarakat Pekan baru dan anak-anak sekolahan juga meresakan dampak ini. Sehingga mereka perlu dibantu untuk tetap bisa melanjutkan biaya pendidikan selama ke depan.

Berkenaan dengan itu, pemerintah Kota Pekanbaru akan menyalurkan zakat profesi guru dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pendidikan (Disdik) untuk menunjang biaya pendidikan warga.

Pasalnya, pemerintah mengalokasikan program ini dalam rangka membantu anak kurang mampu agar tetap bisa sekolah. Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam rangka mengatasi kesenjangan ekonomi masyarakat.

“Anak-anak yang tidak bisa sekolah di SD atau SMP negeri jangan sampai putus sekolah. Kalau tak ada dana, kami akan membantu anak-anak kurang mampu agar tetap melanjutkan sekolah,” kata Wali Kota Pekanbaru Firdaus, Senin (6/7/2020).

Artikel Terkait  Pernyataan Sikap Santri PMII Guluk-Guluk Menyikapi Bahaya "Ancaman" Oligarki (!)

Pihaknya menjelaskan anak-anak yang kurang mampu, akan dibantu dengan zakat profesi guru dan zakat ASN Disdik. Zakat tersebut dihimpun oleh Badan Zakat Nasional (Baznas) Pekanbaru. Semua dana itu akan dikumpulkan oleh aparat yang bewenang.

Pasalnya, potensi zakat di kota tersebut selalu tinggi dalam setiap tahunnya. “Setiap tahun, potensi zakat di Baznas Pekanbaru cukup besar. Jumlahnya mencapai Rp7 miliar,” ungkap Wali Kota.

Dana zakat tersebut akan lebih baik disalurkan ke dunia pendidikan. Dana zakat itu juga akan disalurkan untuk modal usaha masyarakat miskin. “Bantuan ini nantinya tersalur lewat program Pekanbaru Cerdas, Pekanbaru Taqwa, Pekanbaru Makmur dan Pekanbaru Sehat,” tutup Firdaus.

ARTIKEL LAIN