Intro Price! Get Pixwell WordPress Magazine Theme with ONLY $59

MANFAAT KOLAGEN TERIPANG DALAM KOSMETIK

Oleh: Shadiqi

 Di kehidupan sehari-hari tentunya kita membutuhkan asupan gizi yang akan berguna sebagai energi dan poin pentingnya juga untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Makanan yang kita makan dengan asupan gizi yang benar biasanya disebut dengan empat sehat lima sempurna. Salah satu yang termasuk kedalam empat sehat lima sempurna yaitu protein. Protein dapat kita temukan dalam ikan, ayam, daging atau yang lainnya. Dengan kata lain sangatlah mudah untuk mendapatkannya.           Kolagen yang termasuk kedalam protein penyusun didalam tubuh manusia yang berperan penting dalam menjaga kelembapan kulit.

Kolagen dapat ditemukan didalam hewan laut yaitu teripang atau sea cucumber yang diekstrak dan dijadikan pelembab bagi kulit yang alami dan melimpah. Sebab ketersediaan teripang dalam perairan Indonesia sangatlah melimpah namun perlunya penelitian dan penggunaanya yang lebih belum menunjang pemanfaatan teripang.           Kolagen adalah protein serabut yang memberikan kekuatan dan fleksibilitas pada jaringan dan tulang serta memegang peranan penting bagi jaringan lainnya, termasuk kulit dan tendon. Sekitar 30% dari tulang disusun oleh komponen-komponen organic dan 90-95% diantaranya adalah kolagen, sisanya adalah protein bukan kolagen (Shoulders & Raines, 2009).             

Hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak teripang kering mengandung protein sampai 86,8%, kolagen 80%, mineral, mukopolisakarida, glukoaminoglikan (GAG), antiseptic alamiah, kondroitin, omega 3, omega 6, dan omega 9, serta berbagai macam asam amino (Anonim, 2007).            Biosintesis kolagen secara berurutan meliputi kombinasi dari asam amino ke bentuk rantai yang bergabung membentuk molekul, dan kemudian bergabung membentuk serat-serat yang menyatu ke dalam bundle. Tahap pertama sintesis berada pada intraseluler, untuk menghasilkan molekul prokolagen dimana dalam keadaan aktif berada di ruang ekstrakseluler.

Sintesis di intraseluler dimulai pada nucleus dimana gen-gen diaktifkan dan terjadi pembentukan mRNA. Selanjutnya, mRNA masuk ke dalam sitoplasma dan diterje,ahkan pada ribosom di reticulum endoplasma dan secara simultan terjadi sintesis rantai polipeptida triple (Banks, 1991; Shoulders & Raines, 2009).             Prokolagen selanjutnya meninggalkan sel, kemudian beberapa asa amino membelah secara enzimatik membentuk tropokolagen. Tropokolagen inilah yang secara definitive disebut molekul kolagen. Molekul-molekul ini secara spontan bersatu ke dalam serat-serat yang selanjutnya mengalami cross-linking ke bentuk yang lebih tebal atau bundle (Kadler et al., 1996 Shoulders & Raines, 2009).            

Biosintesis kolagen terjadi terus-menerus untuk memperbaiki dan mengganti jaringan kolagen yang rusak atau membangun struktur selular baru. Daur ulang sel yang sudah tua atau rusak adalah suatu proses alami yang sehat. Seiring dengan pertambah usia, kadar produksi kolagen semakin menurun (degadrasi) (Shoulders & Raines, 2009).   Kolagen pada produk pelembab bertindak sebagai bahan yang bersifat oklusif. Kolagen bekerja menghambat penguapan air pada kulit. Ekstrak kolagen kasar mampu mempertahankan kelembapan kulit lebih lama (Maddin, 2005)           

Kolagen digunakan dalam bidang industry kosmetik sebagai bahan pelembab. Dinding tubuh teripang mengandung kolagen sehingga berpotensi sebagai pelembab kulit. Ekstrak kolagen kasar mengandung kolagen tipe I sebesar 16%. Sediaaan krim ekstrak kolagen kasar menunjukkan kestabilan selama 12 minggu dan hasil uji keamanan tidak menimbulkan iritasi sehingga aman digunakan secara topical. Sediaan krim kolagen kasar teripang memiliki kestabilan fisik yang baik yang terlihat melalui uji mekanik, uji cycling test dan pada kondisi penyimpanan dengan suhu berbeda selama 12 minggu (Anggi, 2012)  

*Mahasiswa Institut Sains dan Teknologi Annuqayah, Guluk-Guluk Sumenep Madura Program Studi Kimia.      

Sumber:    
Anggi, W.A. 2012. Tesis Uji Manfaat Ekstrak Kolagen Kasar dari Teripang Stichopus Hermanni Sebagai Bahan Pelembab Kulit. Depok : Universitas Indonesia. 1-93

Anonim. 2007. Segudang Manfaat dari Teripang. Warta Perikanan. Edisi Juli No 47. Banks, A. 1991.

A Rationale for Prolotherapy. Journal of Orthopaedic Medicine 13: 1-12 Kadler, K.E., holmes, D.F., Trotter, J.A., and Chapman, J.A. 1996. Collagen Fibril Formation. Biochem J 316 : 1-11.

Maddin, S. 2005. MOizturizer: What They Are and A Partical Approach to Product Selection. Skin Therapy letter 10 : 1-12 Shoulders, M.D., and Raines, R.T. 2009. Collagen Structure and Stability. Annual Review of Biochemistry 78 : 929-958.