EDUKASI
Khofifah Ingin Pusat Keuangan Syariah Dunia Berada di Jawa Timur
Nasional

Khofifah Ingin Pusat Keuangan Syariah Dunia Berada di Jawa Timur

Jakarta – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berharap Indonesia menjadi pusat keuangan syariah dunia. Pusat keuangan syariah tersebut diharapkan dapat berada di Jawa Timur.

“Kami berharap Indonesia akan menjadi gravitasi keuangan syariah dunia, dan kami ingin ditempatkan di Jawa Timur. Jadi gravitasi keuangan syariah dunia itu jadi bagian dari visi Indonesia Islamic Science Park,” tutur dia, saat bertemu dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Kantor Wapres Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (18/1/2020).

Oleh karena itu, Khofifah Indar Parawansa meminta dukungan Wapres Ma’ruf Amin terkait rencana pembangunan Indonesia Islamic Science Park di Pulau Madura. Taman ilmiah tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 101 hektare di kaki Suramadu.

Artikel Terkait  Akibat Pandemi, RMI Galang Bantuan Dana untuk Guru Ngaji

“Kami mohon support Pak Wapres untuk pengembangan salah satu dari proyek strategis Indonesia Islamic Science Park. Kami butuh 101 hektare di kaki Suramadu di Madura, Bangkalan,” tutur dia.

Khofifah menuturkan, Indonesia Islamic Science Park akan menjadi pusat ekonomi kerakyatan syariah. Hal ini karena akan dibangun beberapa unit usaha dalam negeri buatan para santri dari sekolah-sekolah Islam dan pesantren, selain juga perbankan syariah.

“Jadi ada santripreneur, kemudian ada sosiopreneur yang berarti alumninya. Kami sudah punya training center, dan kami ingin menjadikan ini bagian dari sentra penguatan kemandirian para santri saat mereka keluar dari pesantren,” tutur Khofifah Indar Parawansa.

Indonesia Islamic Science Park merupakan salah satu proyek yang akan diajukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam proyek strategis percepatan pembangunan ekonomi di Jawa Timur sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019.

Artikel Terkait  Din Syamsuddin Tolak Opsi Pengalihan Dana Haji untuk Tangani Covid

Dalam Perpres itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan perlu dilakukan pengembangan di kawasan Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan (Gerbang Kertasusila), Kawasan Bromo-Tengger-Semeru dan Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.

Pengembangan kawasan itu bertujuan meningkatkan investasi dan pertumbuhan ekonomi kawasan yang berdampak pada perekonomian regional dan nasional.

Sumber Liputan 6

ARTIKEL LAIN