EDUKASI

Islam Nusantara Movement; Prof Kato, Jepang Paparkan Pentingnya Islam Nusantara untuk Dunia

Jakarta – Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) Jakarta selenggarakan bedah Jurnal Islam Nusatara pada Kamis (15/4). Acara ini dihadiri oleh sejumlah akademisi dan peneliti dari berbagai negara. Prof. Hisarono Kato, Ph.D. akademisi senior University of Tokyo, Japan hadir dan mengapresiasi hadirnya Jurnal Islam Nusantara ini.

Pihaknya mengatakan, dunia harus tahu bahwa Indonesia sebagai masyarakat muslim terbanyak di dunia, mampu merajut kerukunan di tengah kemajemukan masyarakatnya yang beranika ragam. Menurutnya, hadirnya Jurnal Islam Nusantara memiliki peran dan sumbangsih besar terhadap dunia akademik di dunia.

Menurutnya, Jurnal Islam Nusantra akan memberi beberapa sumbangan penting terhadap dunia akademik. Hadirnya Islam Nusantara Jurnal memiliki peran penting terhadap dunia sosial keagamaan maupun dunia akademik baik di dalam Negeri maupun di Luar negeri. Islam Nusantara adalah salah satu cara pandang masyarakat muslim di Indonesia dalam menyikapi realitas sosial di lungkungannya masing-masing.

Artikel Terkait  MUI Imbau Ibadah #DiRumahAja, Ini Hikmahnya

“Kalau saya boleh mengatakan, hadirnya Islam Nusantara dalam bentuk kajian akademik dapat mengexplor pengetahuan keagamaan masyarakat Nusantara untuk dunia. Exploring the reality and Aspiration of Muslim: The Divisions of the Umat ind Indonesia, tutur Prof. Kato.

Secara garis besar, pihaknya mencatat beberapa peran penting Jurnal Islam Nusantara.  Pertama, To Examinat Socio Cultura aspect of Islam, untuk memperkenalkan aspek sosial budaya Islam. Aspek ini selama ini cendrung terlupakan, pandangan masyarakat umum terhadap agama, termasuk juga Islam selalu terbatas pada prihak ibadah dan ritual.

Kedua, To Academic decedency Indonesia. Jurnal Islam Nusantara akan terus mengukur dan mengevaluasi perkembangan Islam di Nusanrara secara akademik.

Artikel Terkait  Mengapa Muhammadiyah Getol Akan Jamaah Tarawih di Masjid

Ketiga, Socio Historical Devolopment. Peran dan fungsi sejarah yang dikembangkan oleh Jurnal ini adalah menelaah sejarah Islam di Nusantara sebagai bahan telaah terhadap perkembangan Islam sejauh ini.

“Perkambangan peradaban manusia dipengaruhi oleh sejarah dan pemikiran. Kahazanah keberagamaan masyarakt muslim di Nusantara perlu untuk terus dihadirkan khazanah akademis dunia untuk memperlihatkan makna gerakan agama di Indonesia sejauh ini,” pungkas Prof Kato.

ARTIKEL LAIN