EDUKASI

Edukasi Politik Harus Dilakukan Secara Esensi

Edukasi.co. Bandar Lampung – DPD KNPI Bandar Lampung mengajak seluruh kalangan untuk memberikan edukasi politik secara esensi kepada masyarakat menjelang gelaran Pilkada 2020. Hal itu diungkapkan oleh ketua KNPI Bandar Lampung M Iqbal Ardiansyah dalam Dialog Demokrasi bersama sejumlah bakal calon walikota Bandar Lampung di Gedung F UBL, Kamis, 2 Juli 2020.

Dalam kesempatan itu, Pilkada bukan sebuah momentum yang seremonial. Sebab, hasil pemilihan akan berdampak langsung kepada masyarakat. Untuk itu, menurutnya, edukasi politik haruslah dilakukan secara esensi.

“Ini bukan menang dan kalah saja, kebanyakan edukasi politik hanya sebatas bagaimana cara memilih saat pemilihan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, secara partisipasi saat kondisi normal partisipasi pemilih di Bandar Lampung hanya 64 persen. Berdasarkan pengamatannya angka partisipasi itu sulit untuk meningkat bahkan akan menurun. Hal itu dilihat dari situasi pandemi yang saat ini masih terjadi.

Artikel Terkait  MUI Kota Bandunng Keluarkan Surat Edaran Tentang Corona vs Ramadhan

“Kondisi pandemi ini menyulitkan para peserta pilkada untuk melakukan kampanye dengan skala besar, bahkan untuk melakukan turun dari pintu ke pintu pun dirasa mustahil karena terlalu banyak. Lalu bagaimana masyarakat dapat tahu visi-misi para calon yang akan dipilihnya?,” kata dia.

Selain itu, kondisi pandemi ini juga meningkatkan kerentanan terjadinya money politics. Hal itu karena kondisi ekonomi masyarakat saat ini sedang mengalami penurunan.

“Ini bisa dijadikan kesempatan oleh sejumlah oknum, akhirnya masyarakat tak lagi memilih dengan melihat visi-misi para calon,” kata dia.

Artikel Terkait  2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

  • oleh Abd Waris
    Judul               : Media Sosial Agama Baru Masyarakat Milenial           Penulis           : Nurudin   Penerbit         : Intrans Publishing    Cetakan          : 2018 Tebal              : 184 halaman […]
  • oleh Abd Waris
    Judul              : Bidadari Berbisik Penulis           : Asma Nadia Penerbit         : Republika Penerbit Cetakan          : 1 Februari 2020 Tebal              : VIII+300 halaman […]
  • oleh REDAKSI
    Edukasi.co—Pandemi Covid-19 yang melumpuhkan seluruh aktivitas sosial meresahkan seluruh elemen masyarakat. Bukan hanya aktivitas keagamaan yang mengalami kendala serius akibat Covid-19, namun kesejahteraan masyarakat […]
  • oleh REDAKSI
    Edukasi.co— Wadah Silaturahmi Khatib Indonesia (WASATHI) selenggarakan serasehan khatib moderat dengan tajuk “Optimalisasi Islam Kebangsaan, Menyukseskan Vaksinasi Covid-19 dan PPKM Darudat”. Acara ini diselenggarakan […]

Kemudian terakhir, faktor kesehatan juga mesti menjadi pertimbangan secara matang. Hal itu karena pada Pemilu 2019 lalu menimbulkan banyak korban bahkan meninggal.

Artikel Terkait  Marak lockdown, Ganjar Pranowo Tak Mau Jateng Ikut PSBB

“Meski Pemilu lalu hajatnya lebih besar, namun masalah kesehatan dalam situasi Pandemi ini harus juga dipertimbangkan,” kata dia.

Untuk itu, ia meminta kepada pihak penyelenggara, partai politik dan peserta pilkada untuk memberikan edukasi secara subtansial. Sehingga ihwal kekhawatiran-kekhawatiran itu tidak terjadi.

“Pada momen pilkada ini KNPI bersama OKP dan BEM serta beberapa elemen akan langsung terjun ke masyarakat melakukan edukasi, terutama terkait money politik,” tegasnya.

ARTIKEL LAIN